Tuesday, August 9, 2016

Herborist Minyak Zaitun Review

Herborist Minyak Zaitun Review

Halo girls! Kalian tentu tahu dong tentang minyak zaitun alias olive oil? Ya, minyak zaitun kini mulai banyak digunakan oleh industri kecantikan di Indonesia lho! Coba saja kalian ke supermarket, toko kecantikan akan kalian jumpai dengan mudah berbagai varian skincare dari minyak zaitun. Ngomong-ngomong soal minyak zaitun nih beberapa bulan lalu aku habis beli minyak zaitun. Soalnya aku pernah baca artikel kecantikan dari website luar negeri yang bilang kalau minyak zaitun mempunyai banyak manfaat buat kecantikan kita girls. Lalu ketika aku berbelanja ke supermarket aku pun membeli Herborist Minyak Zaitun. 


Herborist minyak zaitun ini aku jarang banget pakai karena beberapa bulan lalu aku emang memiliki banyak kesibukan terkait kuliahku. Jadi foto diatas sebenarnya cuma baru aku pakai dikit aja minyak zaitunnya. Aku lupa harga pastiya berapa pokoknya kurang dari IDR 20.000. Terjangkau kan ya? Isinya ada 75 ml. 


Kemasan Herborist Minyak Zaitun terbuat dari plastik bening. Botolnya unik menurutku karena ramping di bagian atas dan agak lebar bawahnya. Tutupnya juga berbahan plastik dengan warna abu-abu. Pas baru beli sih masih ada kek tali di bagian tutup sama semacem kertas dari Herboristnya cuma udah kubuang :(. Bagian depan kemasan dilengkapi gambar zaitun dan penari Bali.


Seperti yang kalian lihat ada semacam 3 butir buah (?) kering di dasar Herborist Minyak Zaitun. Awalnya aku mengira bahwa itu adalah buah zaitun kering yang dimasukkan ke dalam botol. Cuma, aku juga gak begitu yakin apakah itu memang zaitun yang sudah diekstrak/dikeringkan. Nah, kalau di komposisinya sih menyebutkan bahwa Herborist Minyak Zaitun terbuat dari: Mineral Oil, Terminalia bellerrica fruit, Perfume, Olive (Olea europaea) Oil, BHT. Setelah aku searching, ternyata Terminalia bellerica fruit itu dikenal sebagai Bahera atau Beleric dan biasanya ditemukan di daerah Asia Selatan gitu. Aku akhirnya mikir bahwa yang ada di dasar itu Terrminalia bellerica fruit. Haha.



Oh ya, Herborist Minyak Zaitun memiliki mulut yang kecil di bagian atas. Sehingga, pas aku nuangin ke area yang aku inginkan/telapak tangan minyak zaitun yang keluar bisa terkontrol. Ini menurutku membantu banget sih supaya gak over aja minyak zaitun yang dituang. 


Herborist Minyak Zaitun berwarna bening seperti air gitu lah girls. Aroma minyak zaitunnya seperti aroma bunga-bungaan sih. Kalau aku ngeciumnya kok kek aroma bunga melati gitu ya. Herborist Minyak Zaitun bermanfaat untuk mendapatkan kulit yang lebih lembab, halus, dan untuk pijat. 

Cara pakainya yaitu oleskan merata pada kulit terutama pada bagian yang kering seperti tumit, lutut, dan siku. Baik juga digunakan untuk pijat dan sebelum memakai lulur. Kalau kalian mau luluran bisa banget nih girls pakai Herborist Minyak Zaitun ke area tubuh kalian sebelum melakukan eksfoliasi kulit ya.


Pada gambar diatas aku memakai Herborist Minyak Zaitun ke tanganku. Ini berguna untuk mengetahui apakah klaim dari Herborist Minyak Zaitun emang terbukti ya girls. 


Setelah aku oleskan Herborist Minyak Zaitun ke tanganku, tinggal tunggu sebentar dan minyak zaitunnya akan menyerap dengan baik ke kulit. Meskipun jenisnya minyak namun Herborist Minyak Zaitun gak ninggalin bekas licin di kulitku. Hal yang buat aku seneng banget adalah Herborsit Minyak Zaitun ini membuat kulit tanganku jadi lembab (gak kering) dan makin halus. Sampe aku usap-usap sendiri saking senengnya. Aroma bunganya sih cukup kuat ya jadi mungkin ini aja minusnya bagiku.

Sekian dulu ya girls reviewku tentang Herborist Minyak Zaitun. Sampai jumpa dan salam cantik selalu!  :)








2 comments:

  1. Kak aku mau tanya dong, kalo herbonist minyak zaitunnya itu kita aplikasiin ke muka kita kira2 aman ngga ya kak?

    ReplyDelete
  2. Insya Allah aman kak soalnya aku juga sering pakek buat pelembab, remover make up 😊

    ReplyDelete

Udang Tahu Saus Skippy® Peanut Butter

Saya dari dulu memang menyukai hobi masak. Bahkan sewaktu masih kuliah pun, saya lumayan sering memasak makanan sendiri, alih-alih memb...